close

Mengenal Lopherina Niedda, Burung Cantik Asal Papua

IMG_20190509_221008_862
Foto : audubon.org

Indonesia dikenal sebagai surganya hewan eksotis. Termasuk hewan eksotis satu ini: Lophorina niedda. Masih satu kerabat dengan burung Cendrawasih, burung ini dikenal dengan motif bulunya yang super unik dan tariannya yang memikat.

Nah, rupanya masih banyak yang harus kamu ketahui tentang burung yang punya nama lain Vogelkop superb bird of paradise ini. Simak lebih lanjut, yuk!

1. Telah diidentifikasi dan ditemukan sejak tahun 1930

sci-news.comsci-news.com

Burung dengan bulu yang didominasi warna hitam dengan corak biru kehijauan ini sejatinya telah ditemukan hampir satu abad silam. Tepatnya, sejak tahun 1930 oleh Ernst Mayr, ahli biologi dan taksonom asal Jerman.

Tak hanya mengklasifikasikan Lophorina niedda, Ernst juga mengidentifikasi jenis burung Cendrawasih lainnya. Yaitu Lophorina superba dan Lophorina minor.

2. Tinggal di New Guinea, satu daratan besar dengan dua negara

ontheworldmap.comontheworldmap.com

Lophorina niedda merupakan burung endemik asli New Guinea. Daratan besar ini terpisah menjadi dua negara, yaitu Indonesia di sisi bagian Barat dan Papua Nugini di sisi bagian Timur.

Daratan New Guinea memiliki luas wilayah 785.753 kilometer persegi. Psst, daratan New Guinea ini juga menjadi pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland.

3. Hidup di wilayah dataran tinggi

no-fake.websiteno-fake.website

Lophorina niedda tinggal di hutan hujan tropis Papua yang lebat. Tepatnya, di wilayah pegunungan dengan ketinggian 1200-2000 meter di atas permukaan laut. Namun, mereka umumnya ditemukan di ketinggian antara 1.650-1.900 mdpl.

Lophorina niedda membangun sarangnya di atas dahan pohon yang tinggi. Maka, jangan berharap dapat menemukan burung eksotis ini di sembarang tempat, ya!

5. Corak berbeda untuk pejantan dan betina

hashem.comhashem.com

Jika kita lihat, terdapat perbedaan yang kontras antara Lophorina niedda jantan dan betina. Burung betina memiliki corak yang lebih simple, dengan warna bulu coklat diselingi putih dan hitam. Sementara, pejantan tampil ‘meriah’ dengan bulu berwarna hitam legam serta diselingi corak warna biru neon.

Motif bulunya akan semakin unik ketika sang pejantan membentangkan sayap. Akan terlihat seperti sepasang mata dan mulut, ya? Oleh karena itu, mereka juga kerap disebut smiley face. Unik!

6. Ritual kawin yang tak kalah unik

joelsartore.comjoelsartore.com

Corak bulu Lophorina niedda yang cantik tentu gak hanya sekadar jadi pajangan. Para pejantan menggunakannya untuk menarik perhatian betina selama musim kawin. Periode musim kawin berlangsung antara Agustus dan Januari setiap tahunnya.

Pertunjukkan dimulai ketika pejantan berada di hadapan betina, lalu mulai mengibaskan dan memainkan bulu-bulunya. Setelahnya, Lophorina niedda jantan akan menari-nari secara rancak. Apabila penampilannya mengimpresi betina, maka keduanya akan setuju untuk kawin.

7. Anakan Lopherina niedda hanya membutuhkan waktu 18 hari untuk bisa terbang

deskgram.netdeskgram.net

Lopherina niedda jantan dapat mengawini beberapa betina sekaligus dalam satu musim. Sementara, betina nantinya akan membuat sarang dan merawat anakan. Sarangnya sendiri berbentuk cangkir dan dibuat dari tanaman serta ranting.

Betina dapat bertelur antara 1-2 butir, lalu telur akan dierami selama 18-19 hari. Anakan Lopherina niedda dapat terbang di hari ke-18 setelah menetas, menurut laman Hashem.com.

Nah, itulah trivia menarik seputar Lopherina niedda, yang masih satu kerabat dengan burung Cendrawasih. Cantik ya?

Sumber : idntimes.com

Leave a Response