close

Anggota Putri Paskibraka 2019 Akan Tambil Berbeda Dengan Celana Panjang

upacara-pengibaran-bendera-hut-ke-72-kemerdekaan-ri_20170818_184813
Paskibraka Nasional saat mengibarkan bendera Merah Putih. Foto : sulselsatu.com

Jika biasanya anggota putri Paskibraka anggun menggunakan rok saat pengibaran bendera, pada tahun 2019 ini, anggota Putri Paskibraka akan tampil dengan celana.

Hal ini merupakan keputusan dari pihak Kepresidenan dan juga hasil rapat dari pihak terkait “Peserta putri dimungkinkan pakai celana panjang menjadi salah satu keputusan dalam rapat koordinasi pelaksanaan diklat Paskibraka 12 Juli yang lalu, yang diikuti oleh pihak-pihak terkait. Bukan keputusan sepihak. Ini juga didasarkan pada Perpres yang baru,” kata Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh lewat keterangan tertulis, Senin (29/7).

Ni’am menjelaskan, sebelum Diklat Paskibraka 2019 dilaksanakan, sejumlah pihak yang terdiri dari panitia, pembina, dan pelatih dari Garnisun, dari Setpres, Kementerian Kominfo, PPI, dan Kemenpora membahas pelaksanaan pelatihan, pendidikan, sampai waktu bertugas. Salah satunya tentang seragam anggota Paskibraka Nasional 2019 putri.

Hal ini di karenakan mengarah pada keseragaman, sebagaimana di jelaskan oleh Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono “Dalam aturannya kan ‘dapat’ , maka bisa menyesuaikan semuanya, hijab, pakai celana,” kata Heru saat dihubungi, Senin (29/7/2019).

Heru mengatakan, aturan anggota putri Paskibraka menggunakan celana panjang ini memang awalnya dibuat untuk memudahkan mereka yang berhijab.

Namun, akan lebih baik jika semua anggota putri Paskibraka menggunakan celana panjang demi keseragaman.

“Yang tidak hijab bisa pakai rok, tapi untuk keseragaman dan keindahan maka bisa celana dan lebih rapi,” kata Heru.

Aturan penggunaan celana panjang bagi perempuan ini termaktub dalam Peraturan Presiden Nomor 71/2018 tentang Tata Pakaian pada Upacara Kenegaraan dan Acara Resmi. Pasal 4 Perpres ini mengatur penggunaan rok atau celana panjang bagi perempuan.

Aturan yang sama juga terdapat pada Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Pakaian Dinas.

Lalu ada pula pada Peraturan Menteri Pertahanan RI Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Pakaian Seragam.

“Berkaca pada serangkaian aturan tersebut, maka diadaptasi untuk anggota Paskibraka putri, terutama yang mengenakan jilbab,” kata Ni’am.

Ni’am mengatakan, sebelum Diklat Paskibraka 2019 bergulir, perihal penggunaan seragam ini juga telah dibahas.

Meskipun menuai banyak pro dan kontra, tetapi kebijakan ini tetap akan dijalankan oleh pemerintah.

Wah, bagaimana pendapat kamu tentang hal ini? Jadi tidak sabar untuk melihat aksi Paskibraka saat mengibarkan Sang Saka Merah Putih 17 Agustus mendatang bukan?

Sumber : kompas.com

Cnn.com

 

 

Leave a Response