close

Trend Plank Yang Bikin Otot Perut Rata Dan Kuat, Berani Coba?

800
Foto : uzone.id

Semua orang pasti sangat mengidamkan perut rata dan kuat, belakangan ini trend Plank sedang viral dikalangan masyarakat untuk mendapatkan bentuk perut yang indah, dan tak hanya itu, posisi plank juga dapat membakar kalori, membentuk otot, mengurangi backpain dan memperbaiki postur tubuh.

Cara Melakukan Plank

Plank bisa kamu lakukan dengan posisi push-up dengan jangka waktu yang ditentukan, mulai dari 10 detik bahkan ada yang 1 menit.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, disarankan untuk melakukan tiga set hingga 60 detik.

Beberapa Variasi Posisi Plank. Foto : menshealth.com

Tapi, kamu juga bisa melakukannya dalam sesi pendek yakni selama 10 detik, lalu beristirahat 5-10 detik, kemudian lakukan lagi selama 10 detik. Ulangi hal yang sama hingga 6 set.

Jika tidak bisa melakukan plank dalam waktu yang lama, sebaiknya jangan memaksakan diri.

Beberapa Variasi Posisi Plank. Foto : menshealth.com

Hal Yang Harus Kamu Tahu Tentang Plank

Banyak orang mengira bahwa semakin lama kita bisa menahan posisi plank maka akan semakin baik, namun menurut Professor Stuart McGill dari University of Waterloo, Kanada, “semakin lama” itu tak berarti “semakin baik”. Menurutnya, posisi plank cukup ditahan per 10 detik. Jadi tidak harus sampai bermenit-menit.

McGill memaparkan kalau seseorang bisa memiliki otot perut yang kuat dengan melakukan gerakan plank per 10 detik. Jadi 10 detik ditahan, istirahat sejenak, lalu lanjut tahan posisi selama 10 detik, dan lakukan selama beberapa kali.

Dengan cara olahraga plank seperti itu, risiko cedera bisa lebih minim. Apalagi buat yang sudah lanjut usia atau punya masalah punggung, tak perlu lah memaksakan diri menahan posisi plank selama bermenit-menit. Saat menahan posisi plank, otot-otot pastinya akan lelah, otot perut tertarik gravitasi, dan hal ini bisa menambah beban tekanan di punggung.

Untuk yang masih muda pun tak disarankan menahan plank terlalu lama. Menurut McGill, planking terlalu lama tak akan memberi terlalu banyak manfaat. Sekalipun menahan plank selama 1 menit, harus ada jeda istirahat di dalamnya. Pendapat yang sama juga diutarakan oleh Tim Allardyuce seorang fisioterapis Inggris. Ia juga menjelaskan kalau orang gemuk sebaiknya tak menahan tubuh dengan ujung kaki, tapi dengan lutut. Cara ini lebih aman agar terhindar dari cedera punggung.

Buat yang memiliki hipertensi juga harus lebih hati-hati saat planking. Kenapa? Karena posisi menahan gerakan plank ini bisa menambah tekanan di area perut yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah secara temporer. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa menyebabkan serangan jantung.

Buat yang memiliki hipertensi juga harus lebih hati-hati saat planking. Kenapa? Karena posisi menahan gerakan plank ini bisa menambah tekanan di area perut yang dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah secara temporer. Kalau dibiarkan terus, bisa-bisa menyebabkan serangan jantung.

Jadi, memang sebaiknya tak perlu memaksakan diri menahan posisi plank dalam waktu lama kalau belum terbiasa. Apalagi kalau punya riwayat penyakit tertentu, jadinya harus lebih hati-hati lagi. Ada baiknya juga jika kamu melakukan planking ini dengan pengawasan instruktur atau pelatih yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Sumber : linetoday, indozone.id

Leave a Response