close

Apa

Kembalinya Steffi Zamora ke Dunia Musik Lewat Single “Kupendam Sendiri”

IMG_20190713_195036

Bagi remaja milenial tentunya mengenal Steffi Zamora. Namanya mungkin sudah tidak asing lagi di dunia entertainment tanah air. Steffi Zamora Husen, merupakan seorang aktris dan juga menggeluti dunia modeling. Gadis cantik kelahiran Jakarta, 15 Desember 2000 ini pernah membintangi beberapa layar lebar seperti, ‘Tiga Sekawan’ (2013). ‘Alas Pati: Hutan Mati’ dan ‘Blubell’ (2018).
Penyanyi yang akrab dengan panggilan Steffi Zamora ini memang mengawali karier di dunia entertain sejak usia yang masih belia, bahkan ia pernah menjadi anggota girl band. Tak hanya pandai berakting, ia juga pandai menyanyi. Bahkan, karirnya di bidang tarik suara, Stefi Zamora pernah menelurkan beberapa single, seperti ‘Malu Tapi Mau (2012) Curshon You (2013), Suka – Suka & Pelangi (2014) adalah lagu yang pernah mewarnai karirnya sebagai penyanyi baik solo mau pun group girl bandnya kala itu.

Dan kini memasuki usia 19 tahun, Stefi kembali menekuni hobby menyanyinya dalam meluncurkan sebuah single terbaru yang bertajuk “Kupendam Sendiri”. Steffi berevolusi, meski usianya muda tapi kian matang dewasa. Perubahan ini tidak hanya terlihat dari pribadinya yang semakin matang, tetapi juga dalam bermusik. Stefi berhasil membuat sebuah lagu dengan di bantu Aan Story dalam penulisan liriknya. Bagi Steffi single terbarunya kali ini dibuat dengan sangat hati-hati karena sangat personal, tentang dirinya dan seseorang. Dari sisi aransemen musik, Steffi bermain dimusik pop dengan nuansa orchestra ditambah sentuhan musical.
“Dibanding lagu-lagu terdahulu, mungkin aku lebih banyak diam, mendengar dan tinggal melakukan. Tapi sekarang aku banyak belajar untuk sebisa mungkin terlibat banyak disemua proses kreatif pembuatannya,” ujar Steffi.

 

Bersama Musik Kece Indonesia label yang menaungi Steffi Zamora tanpa disadari, proses dalam berfikir dan memberikan opini serta kreatifitas dirinya juga semakin terasah. Dan kemampuan bernyanyi Steffi dibuktikannya lewat single Kupendam Sendiri.

 

Steffi Zamora (Foto: Istimewa)

 

“Lagu Kupendam Sendiri ini aku buat sebenarnya untuk personal, tapi kalau mau di perhatikan secara detail lagu ini menceritakan ketika sebuah harapan terhadap pasangan akan tetapi pasangan tersebut malah merusak arti indah cinta atau kesetiaan yang telah kita berikan. Dan semoga setiap harapan kita terhadap pasangan agar lebih bahagia dengan yang lain dan biar rasa ini kupendam sendiri,” ungkapnya.
Kali ini, video klipnya pun dibuat berbeda yang dibuatnya di Singapore.  Steffi Zamora menyuguhkan sesuatu yang jauh berbeda musiknya lebih tenang, santai dan sangat easy listening dan tidak tanggung tanggung menyuguhkan sesuatu yang berbeda.

“Kenapa Singapore karena bertepatan dengan beberapa project yang sedang aku kerjakan dinegeri kepala singa tersebut. Jadi sekalian saja aku buat video klip disana, tapi ini semakin seru buat aku dan apa yang dilakukan Musik Kece Indonesia, semoga hasilnya semua suka ,”tutur Steffi.

Maka, dengan rilisnya single Kupendam Sendiri diblantika musik Indonesia sekaligus menandakan kelahiran kembali seorang Steffi Zamora di Industri Musik tanah air. Tidak hanya melepas kerinduan kepada Steff Addict ( Sebutan untuk penggemar Steffi ), tapi juga kepada penikmat musik Indonesia.

 

 

read more

Alva Jonathan Kembali Harumkan Indonesia Di Ajang OCWC 2019

images (8)

Bagi para penggemar overclocking di Indonesia pasti kenal dengan Alva Jonathan. Orang yang disebut-sebut sebagai top overclocker di Indonesia ini berhasil mendapat juara kedua di ajang OCWC 2019.

Kompetisi OCWC tersebut adalah sebuah kompetisi Overclocking PC yang diselenggarakan oleh Gskill di ajang Computex 2019 bulan Mei kemarin.

Sebelumnya pada tahun 2018, Alva hanya berhasil meraih juara ketiga dalam ajang yang sama. Sehingga tahun ini merupakan sebuah peningkatan baginya.

Kompetisi OC World Cup 2019 ini diketahui memiliki total hadiah sebesar USD 25,000 atau setara dengan 350 Juta Rupiah. Maka dari itu, Alva Jonathan yang berhasil menduduki peringkat kedua berhasil mendapat hadiah sebesar USD 3,500 atau setara dengan 50 Juta Rupiah.

Alva Jonathan memang sering kali meraih prestasi pada bidang ini, Berikut deretan gelar kejuaraan live overclock tingkat internasional yang telah berhasil diraihnya:

– Juara 1 MSI Master Overclocking Arena 2008, Taipei, Taiwan
– Juara 2 MSI Master Overclocking Arena 2013, Taipei, Taiwan
– Juara 1 Galax Overclocking Carnival 2013, China
– Juara 3 Galax Overclocking Carnival 2014, China
– Juara 1 HWBOT World Tour Asia 2015, Taipei, Taiwan
– Juara 3 Galax Overclocking Carnival 2015, China
– Juara 1 Kingston HyperX OC Takeover (H.O.T.), California, USA
– Juara Dunia Galax Overclocking Carnival (GOC) 2016, Wuhan, China

Sumber : indozone.com

Detik.com

read more